Bupati Kampar Serahkan Alsintan dan Gerakkan Tanam Cabai, Perkuat Modernisasi Pertanian
- account_circle redaksi
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- visibility 52
- print Cetak

KAMPAR — Lintas Faktual.com,- Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat sektor pertanian melalui modernisasi alat dan mesin pertanian (Alsintan) sekaligus mendorong gerakan tanam cabai di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan produktivitas petani, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah.
Komitmen itu ditunjukkan Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. saat menyerahkan bantuan Alsintan kepada kelompok tani sekaligus memimpin Gerakan Tanam Cabai di lahan pekarangan masyarakat, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., kepala OPD terkait, camat, penyuluh pertanian, kelompok tani serta masyarakat.
Bantuan Alsintan yang diserahkan merupakan dukungan Kementerian Pertanian berupa dua unit Combine Harvester Besar (CHB). Bantuan tersebut sebelumnya diperoleh Kabupaten Kampar saat kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono ke Kampar pada Februari lalu.
Dua unit CHB tersebut diperuntukkan bagi Gapoktan Binuang Tani Utama, Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, dan Gapoktan Muara Jaya, Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar menyampaikan harapan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian dan meningkatkan efisiensi kerja petani.

Sementara dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan bibit tanaman hortikultura untuk mendukung Gerakan Tanam Cabai di delapan kelurahan.
Bantuan tersebut terdiri atas 8.000 batang cabai keriting, 4.800 batang cabai rawit, 1.600 batang terung, 1.600 batang tomat serta 200 kilogram polybag.
Setiap kelurahan masing-masing mendapatkan 1.000 batang cabai merah, 600 batang cabai rawit, 200 batang tomat, 200 batang terung dan 25 kilogram polybag.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan, sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah yang harus terus diperkuat melalui penerapan teknologi dan mekanisasi.
“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang lebih modern. Dengan dukungan Alsintan ini, kita berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga kesejahteraan petani juga dapat terus bertambah,” ujar Ahmad Yuzar.
Menurutnya, modernisasi pertanian bukan hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana petani dapat bekerja lebih efisien, menekan biaya produksi dan memperoleh hasil panen yang lebih optimal.
Di sisi lain, Gerakan Tanam Cabai menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan komoditas pangan sekaligus mengendalikan tekanan inflasi.
Ahmad Yuzar mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai dan berbagai tanaman pangan lainnya.
“Gerakan tanam cabai di pekarangan rumah merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, gerakan ini juga dapat mendukung pengendalian inflasi karena ketersediaan cabai di masyarakat akan semakin terjaga,” katanya.
Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan.
Melalui sinergi pemerintah, kelompok tani, penyuluh dan masyarakat, Pemkab Kampar menargetkan sektor pertanian semakin maju dan produktif. Di saat yang sama, ketahanan pangan daerah dapat diperkuat dan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga.
Dengan modernisasi Alsintan dan gerakan tanam cabai dari pekarangan, Kampar mendorong pertanian bukan sekadar sebagai sektor produksi, tetapi sebagai kekuatan ekonomi sekaligus instrumen menjaga kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: redaksi
