Karhutla Gambut Polres Kampar Kerahkan Tim Gabungan dan Helikopter
- account_circle redaksi
- calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
- visibility 44
- print Cetak

KAMPAR .Lintas Faktual.com,- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, terus dilakukan secara intensif. Memasuki hari keenam, tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Manggala Agni kembali dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran di lahan gambut sekitar 5 hektare.
Kebakaran terjadi di kawasan antara Jalan Perwira dan Jalan Keluarga, Dusun II Desa Rimbo Panjang, Kamis (20/8/2026). Medan yang didominasi gambut tebal dan semak belukar membuat proses pemadaman tidak mudah. Ditambah lagi, hembusan angin cukup kencang sehingga api dan asap berpotensi menyebar ke area lain.
Sebanyak 27 personel diterjunkan dalam operasi tersebut, masing-masing sembilan personel Polri, sembilan personel TNI, dan sembilan personel Manggala Agni. Mereka didukung enam kendaraan roda dua, empat kendaraan roda empat, satu unit tangki air, tiga mesin ministrek, tiga nosel serta 32 gulung selang berukuran 1,5 inci.
Untuk menjangkau titik api yang sulit ditangani dari darat, operasi juga mendapat dukungan satu unit helikopter Water Booming. Penggunaan dukungan udara tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api meluas.
Selain memburu titik api, petugas melakukan penyekatan pada area yang belum terbakar guna mengantisipasi perluasan. Garis polisi juga dipasang di sekitar lokasi kejadian untuk menjaga keamanan dan membatasi akses pihak yang tidak berkepentingan.
Hingga sekitar pukul 17.30 WIB, persediaan air di lokasi pemadaman habis. Meski api terbuka telah ditangani, kepulan asap masih terlihat dari sejumlah titik yang mengindikasikan adanya potensi bara dan panas di dalam lapisan gambut. Karena kondisi tersebut, proses pendinginan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Identitas pemilik lahan yang terbakar masih dalam proses penelusuran. Sementara itu, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menegaskan, pihaknya bersama TNI dan Manggala Agni akan terus berupaya memastikan titik api benar-benar padam.
“Kami serius menanggapi setiap titik api di wilayah Kampar. Meskipun dihadapkan pada medan gambut yang sulit dan angin yang menantang, sinergi antara Polri, TNI, dan Manggala Agni tetap solid bekerja. Kami kerahkan segala daya upaya, mulai dari peralatan darat hingga dukungan helikopter,” tegasnya.
Menurutnya, penghentian sementara pemadaman bukan berarti penanganan dihentikan. Tim tetap melakukan pemantauan dan akan kembali melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.
“Meski hari ini harus berhenti karena keterbatasan air, tim kami tetap waspada dan siap kembali melanjutkan pendinginan esok hari agar api benar-benar mati total. Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang berisiko tinggi ini,” ujarnya.
Penanganan karhutla dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel, pengendalian api, serta pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lainnya.
- Penulis: redaksi
