Siswa Seskoad Kunjungi Polres Kampar, Bedah Strategi Cegah dan Tangani Karhutla
- account_circle redaksi
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- visibility 29
- print Cetak

KAMPAR .Lintas Faktual.com,- Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kampar menjadi perhatian dalam kajian strategis pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).
Sebanyak empat siswa Seskoad yang terdiri dari tiga personel TNI dan satu personel Polri menggelar diskusi strategis bersama jajaran Polres Kampar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Data Polres Kampar mulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi forum pertukaran informasi mengenai kondisi faktual, potensi kerawanan, serta strategi pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar.
Rombongan disambut Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, S.E., S.I.K., M.H., didampingi Kabag Ops Polres Kampar Kompol Amru Hutauruk, S.H. Turut hadir Kasat Reskrim Polres Kampar AKP I Gede Yoga Eka Pranata, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasi Propam Polres Kampar Cherry Pangeran, S.H., serta Kabid KL BPBD Kabupaten Kampar Adi Chandra, S.E., M.M.
Diskusi berlangsung secara intensif melalui sesi sharing information dan pendalaman pengalaman lapangan. Para siswa Seskoad menggali berbagai aspek penanganan Karhutla, mulai dari deteksi dini, pencegahan, kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana, operasi pemadaman, hingga pemulihan pascakebakaran.
Tidak hanya membahas aspek teknis, forum tersebut juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, termasuk kondisi geografis, keterbatasan personel dan peralatan, efektivitas koordinasi, hingga keterlibatan masyarakat dalam mencegah munculnya titik api.
Salah satu perhatian utama dalam diskusi adalah pentingnya penguatan sinergi lintas sektoral. Penanganan Karhutla dinilai membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, dunia usaha, dan masyarakat.
Bagi siswa Seskoad, pengalaman penanganan Karhutla di Kampar menjadi bahan penting dalam menyusun kajian strategis sekaligus memperkaya perspektif mengenai model penanggulangan bencana yang efektif dan adaptif terhadap karakteristik wilayah.
Setidaknya terdapat lima aspek utama yang menjadi sasaran kajian, yakni memperoleh data faktual mengenai karakteristik dan tingkat kerawanan Karhutla di Kampar, mempelajari pola penanganan terpadu, mengidentifikasi kendala di lapangan, menganalisis efektivitas sinergi lintas sektor, serta menggali pengalaman empiris sebagai bahan perumusan strategi penanggulangan bencana di masa mendatang.
Kegiatan berlangsung sekitar 75 menit dan berakhir pada pukul 10.15 WIB. Seluruh rangkaian diskusi berjalan aman, lancar, dan kondusif dengan semangat kolaborasi serta pertukaran gagasan yang konstruktif.
Diskusi tersebut sekaligus menegaskan bahwa menghadapi ancaman Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan respons ketika api telah muncul. Pencegahan, deteksi dini, kesiapan sumber daya, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat menjadi mata rantai penting dalam membangun sistem penanggulangan Karhutla yang terpadu dan berkelanjutan.
- Penulis: redaksi
